Minggu, September 09, 2012

Pertanyaan untuk Pak Dahlan Iskan

Assalamuallaikum,
Selamat pagi sobat,
ada yang pernah bertemu dengan Pak Dahlan Iskan belum? itu yang Menteri BUMN. Pasti sudah pernah tetapi jangan khawatir bagi yang belum pernah bertemu dia sering muncul di TV atau di gedung DPR Jakarta sana. Kemarin Sabtu tanggal 8 September di Gedung F lantai 2 Dekanat FPP Universitas Diponegoro  ada seminar yang pembicaranya ialah Pak Dahlan Iskan dengan tema "Membangun Motivasi Kewirausahaan menuju Ketahanan Pangan " dalam rangka Dies Natalis Fakultas Peternakan dan Pertanian ke-48

Acaranya tuh jam 10 pagi tapi para dosen wali menganjurkan datang jam 7.30 no problem bahkan aku sendiri sudah sampai FPP kira2 jam 7 biar dapat kursi depan di dekanat pengen sekali aku bertanya ke beliau begini "Apa yang menjadi impian beliau dulu saat kecil hingga bisa menjadi orang yang luar biasa seperti sekarang?", eh ternyata yang di dekanat cuma untuk orang yang sudah beli tiket. Dan ternyata yang tak punya tiket hanya bisa melihat teleconference dari dekanat. Wahh.. BT banget udah di bela-belain datang pagi belum lagi tuh hasil teleconference juga macet2 suaranya menggema lengkap sudah nggak ada yang bisa didengerin tapi itu yang ngisi pak Agung Budiatmo, S.Sos, M.M & pak Ir. Wasdiro untung pak dahlan iskan belum datang karna masih jam 9 memang jadwalnya kan jam 10, ditungguin lama banget bahkan sempat berpikir nanti kalau jam 10.30 pak dahlan iskan sudah datang tapi tuh teleconference belum di benerin aku bakal pergi ke dekanat nggak dapat kursi juga gak apa2 lesehan sekalian kalau perlu.
Ini Snack acara kemarin luar biasa MANTAB!
Jam 11 sudah berlalu masih belum jelas tuh acara ngapain tapi tiba2 seorang dosen mengabarkan bahwa Pak Dahlan Iskan belum bisa hadir dalam acara itu karena kondisi tubuh beliau melemah setelah melakukan perjalanan malam dari Pekalongan dengan kondisi macet sesampainya di hotel di kota Semarang pun dia dalam kondisi lemas maklum jugalah beliau juga sudah menggunakan ring jantung. Hadehhh,,,Galau kuadrat nih,sudah nggak dapat ruangan di dekanat, teleconferencenya jelek, gak jadi pulang kampung,pak dahlan iskan gak jadi datang pula, perfect banget sabtu pagiku ini.
Walaupun Pak Dahlan Iskan tidak bisa hadir dia sudah berusaha menyempatkan diri untuk menyampaikan pesan dari telepon yang kalau nggak salah inti dari pesan beliau yaitu yang pasti tentang mohon maaf beliau belum bisa hadir dan juga pesannya bahwa hidup ini adalah pilihan, beliau menyuruh kami untuk memilih menjalani tugas sebagai mahasiswa kutu buku atau mahasiswa enterpreneur atau mahasiswa aktivis atau mahasiswa kutubuku,sekaligus enterpreneur dan juga aktivis. kalau aku inginnya jadi mahasiswa kutubuku dan juga aktivis sambil enterpreneur. Beliau juga berkata bahwa ketahanan pangan di Indonesia masih sangat kurang karena sebagian besar kita mengimport dari negara luar itulah yang disampaikan beliau kalau saya lupa ya maaf. Memang kalau memperhatikan SDA negeri kita yang sangat kaya dengan SDM yang kurang sangatlah memprihatinkan dan kitalah para mahasiswa sebagai mutiara bangsa jadikan negeri ini seperti toko emas yang berisi perhiasan mahal yang terpancar pula senyum ikhlas dari sang penjual dan pemilik toko betapa sejahteranya bila dibayangkan.
Sekian sedikit pengalaman yang dapat aku bagikan dan tunggu pengalaman2ku selanjutnya, semoga bermanfaat dan maaf bila ada salah kata.
Wassalamuallaikum. ^_^

1 comments:

IRFAN KHOIRUL MUHLISHIN mengatakan...

yang penting bukan mahasiswa kutu kupret :D

Translate

followers

facebook